A. LATAR BELAKANG
1. LATAR BELAKANG PEDAGOGIS
Memberikan Keinginan untuk ilmu pengetahuan
sebanyak-banyaknya kepada maahasiswa
merupakan dorongan yang logis bagi doen tatakala memerankan dirinya
sebagai pengajar dan pendidik dia akan berusaha semaksimal mungkin agar setiap
ilmu pengetahuan yang dimiliki tersebut dapat tersampaikan kepada mahasiswa
dalam waktu singkat. Tentu saja cara yang paling mudah untuk menggunakan ilmu
tersebut menggunakan seluruh waktu pertemuan kelas untuk ceramah materi serta
meminta mahasiswa untuk siap menerima berbagai informasi yang disampaikan agar
ilmu pengetahuannya bertambah. fungsi dan peran nya sering menempat kan dosen
pada otoritas yang berlebihan, seperti sebsgsi sumber informasi tungga l dan
sebagai sentral aktivitas pembelajaran, sehingga mahasiswa mirip sebagai objek
pasif, ibarat baja kosong yang halus diisi sejumlah informasi.
’’Dominasi”
dosen dalam interaraksi belajar mengajar di depan kelas seperti itu dapat
menimbulan kan apatisme dansikap pasif
mahasiswa karena kreativitasnya terhambat.Akhirnya, hak tersebut
berdampak mengurangi aktivitas nya
terhambat. Upaya untuk meningkatkan mutu dan hasil pendidikan mendorong UNESCO
(1988) mendeklarasikan empat pilar pembelajaran yaitu:
1. Learning to know (pembelaran untuk
tahu)
2. Learning to do
(penbelajaran untuk berbuat)
3. Learning to be (pembangunan jati diri)
4. Learning to live cogether untuk
bersam(pembelajran untuk bersama secara
harmonis)
MISI-misi ini, khususnya learning to live to live together
dalam bidiang
Ilmu- ilmu sosial dan humaiora, bahkan juga dalam sciece
tidak.
Mungkin dikembagkan
secara speculative thinking .
Mampu menciptakan suasana yang bermakna, menyenangkan, kreatif,diamis dan dialog
kreatiif.
2. DASAR YURIDIS
Dalam udang-undang No Tuhan 2003 tetang sistem pendidikan
Nasional pasal 40 ayat 1 butir di musnah
bahwa pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh kesempatan menggunakan
saran, prasarana, dan fasilitas pendidik untuk menunjung kelancaran tugas pasal
Tenaga kependidikan yang bertuang dalam pasal 40 ayat 2
butir tercatum dalam keputusan Dirjen
Dikti Depdiknas Ri 38 Tahun 2002 pasal 1 yang menyatakan bawha:
mahasiswa memiliki landasan pengetahuan, wawasan, dan keyakinan sebagai
hidup bermasyarakat selaku
individu dan makhluk sosial yang
beradap serta bertanggung jawab terhadap sumber
daya alam dan lingkungan harapan Dikti datas, sejalan
dengan Deklarasi UNESCO oktber
1988 tetang kesepakatan perguran tinggi yang intinya sebagai :
- Pendidikan tinggi abad XX1 harus memainkan peran sebagai
suatu komponen vital dari
pembangunan budaya, sosial ekonomi, dan politik sebagai suatu tiang penyangga
dalam pembentukkankekamampunan masyarakat unruk demokrasi dan perdamaian
- Dikti harus merancang fungsi prospektifnya melalui
analisis berkelanjuttan tentang kegawatan sosial, ekonomi, budaya, dan
kecenderungan politik,serta bertindak sebagai pemandu dalam mengatas ibencana,
mampu melihat kemasa depan,mengantisipasi, menyiapkan peringatan perdana.
- DIKTI harussadar akan perannya sebagai pelayan
masayarakat,dan harus berusaha agar terjamin kesimbangan antara misi dan misi
sosia
Visi, misi Tujuan
dan Bahasa ISBD sejalan dengan visi dan misi
serta kompetensi MMB di atas mengembangkan visi ISBD sebagai berikut :
Mahasiswa selaku individu dan makhluk sosial yang beradab
memiliki landasan pengetahuan,wawasan, serta keyakian persoalan sosial dan
budaya yang berkembang di masyarakat.
Misi ilmu sosial budaya
dasar yaitu :
a) Memberikan pengetahuan dan
wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan martabat manusia sebagai individu makhluk sosial dalam
kehidupan masyarakat.
b) Memberikan dasar-dasar
nilai estetika,etika, moral, hukum dan buadaya sebagai landasan.
c) Untuk menghormati dan
menghargai antara sesama manusia sehingga terwujud masyarakat yang tertib,
teratur, dan sejahtera.
d) Memberikan dasar-dasar untuk
memahami masalah sosial budaya serta mampu bersikap kritis, analitis dan
responsif untuk memecahkan masalah tersebut secara arif di masyarakat.
Berdasarkan visi dan misi ISBD, maka tujuan ISBD di
lambangkan yaitu:
a) Mengembangkan kesadaraan
mahasiswa untuk menguasai pengetahuan
tentang keragamaan dan kesetaraan manusia sebagai individu dan makhluk sosial
dan kehidupan bermasyarakat.
b) Menumbuhkan sikap
kritis,peka dan arif pada mahasiswa dalam memahami dan memecahkan masalah sosial
budaya dengan landasan nilai estetika, etika, moral, dan hukum dalam kehidupan
masyarakat.
c) Memberikan landasan
pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai
bekal hidup bermasyarakat , selaku individu, dan makhluk sosial yang beradab
dalam mempraktikkan pengetahuan akademis dan keahliannya
Berdasarkan visi, misi tujuan termasuk pada kategori general
education (pendidikan umum) yang bertujuan membentuk membina individu
(mahasiswa)
Nursyid sumaatmadya (2002:107) mengatakan bahwa :
Pendidikan umum mempersiapkan generasi muda teribat daalam
kehidupan umum setiap sehari-hari dalam kelompok mereka yang merupakan umum
sehari-hari umum sehai-hari unsur kesatuan budaya berhubung an dengan seluruh
hidup kehidupan yang terpadu serta penuhdengan makna kehidupan dapat
disimpulkan berdasarkan pendapat diatas bahwa pendidikan umum ini mempersiapkan
perserta didik, terutama generasi muda untuk menjadi “manusia” yang
sesungguhnya yang manusiawi.
Philip H. Phenix (1964:6-8) mengemukan bahwa pendidikan umum
perupakan proses pembakitan makna-makna
yang esensial yang membibing peleksaan manusia melalui perlunasan dan
pedalamaan makna-makna tadi.
Dalam Phenix Nursyids. (2002:109) menyatakan bahwa
makna-makna esensial yang melekat dalam kehidupan bermasyarakat dan budaya
manusia meliputi enam pola yaitu :
1) Simbolis
2) Empiris
3) Estetik
4) Sinoctik
5) Etik
6) Sinoptik
Makna SIMBOLIS
meliputi bahas ilmu, matematika, termasuk juga isyarat-isyarat, upacara
tanda-tanda kebesaran dan bangsanya. Makna simbolis kehidupan bermasyarakat
berbudaya manusian. Makna empiris mencakup ilmu kelamaan ,hayati, dan
kemanusiaan. Mengembangkan kemampuan yaitu:
1) Teoretis
2) Konseptual
3) Analitis
4) Generasi berdasarkan fakta
Makna ESTETIK meliputi berbagai seni yaitu:
1) Musik
2) Karya seni
3) Kesenian
4) Sastra
Makna SINOETIK berkanaan dengan perasaan, kesa, peghayatan
dan kesadaran yang mendalam. Makna ETIK yaitu aspek-aspek moral, akhlak,
prilaku yang luhur, tanggung jawab bangsanya Makna SINOTIK yang terpadu dan
dalam seperti yaitu.agama,filsafat, dan pengetahuan sejarah yang menurut nalar
masa lampau, dan bernuansa spiritual. Apabila dianalisi hakikat ISBD mulai dari
kewajiban pendidik (pasal 40 ayat 2 UU No 20 tahun 2003) dan keputusan DIRJEN
DIKTI pasal 2 tentang misi serta pasal 5 tentang metode yaitu:
1. Mendidik mahasisa menjadi
ahli bidang ilmu
2. Tujuannya menumbuhkan warga
negara yang baik
3. Kompromi pendapat pertama
dan kedua
C. Penting nya pendekatan interdisi
pliner dalam ISBD sejak semula munculnya basic social studies
(Ilmu sosial dasar) Basic Humanities (ilmu sosial dasar)
sekitar tahun 1970-an di latar belakangi oleh pemikiran untuk pendekataan
berbagai disiplin ilmu.pendekatan interdisipliner yaitu luas dan komprehensip
memecahkan masalah-masalah sosial.penggunaan pendekatan multidisiplin dalam
proses pembentuk ISBD bisa menggunakan pendekatan
struktural yaitu : Berapa
disiplin ilmu sosial atau disiplin ilmu budaya digunakan sebagai alat
untuk mengaji masalah. Sistematis bahan itu
pun harus esensial untuk disajikan apabila digambarkan sebagai berikut
D. BEBERAPA ALTERNATIF MODEL PEMBELAJARAN
ISBD
pendekatan multidisi atau interdisi pliner materi esensial
yang menjadi basic cancept, social. Sclence technology, social action model,
serta portofolio based learning.John Dewey dalam bukunya How we Thik (1910)
model pemecahan masalah dari john Dewey ini mendasai model-model pembelajaran
lain melibatkan mahasiswa untuk melakukan penyelidikan, seperti model
klasflikasi nilai dariLlouis Rath (1997), model kegiatan social dari fred Newmaan (1997) sciences Technnologi
and dari peter rubba (1998) perkembangan moral kognitif dari lawrence kohibeg
(1984) mengaplikasikan kurikulum berbaris kompetensi seperti model.
E. PROSES PEMBELAJARAN BERBARIS
PORTOFOLIO
1. Pengertian
Istilah
portofolio yang sering dikenal terdapat lapangan perintah disebut mentri negara
atau minister without portofolio berbeda dari relatif.
2. LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
a. mengidentifikasi
masalah
Dalam
kegiatan ini, mahasiswa dibentuk dalam kelompok-kelompokkecil 3-4 orang.
Bagaimana pandangan artikel (berita Tv/radio.terhadap masalah yang dianalisis,
butir).
b. memilih masalah untuk kajian kelas
Setiap
kelompok kecil yang menetapkan masalah masing-masing berdasarkan dukangan
informasi yang relatif memadai, maka mengajukan masalahnya pada kelompok kelas
di pilih salah satu berdasrkan hasil keputusan kelas.
c. menumpulkan masalah informasi tentang masalah yang akan
dikajikan oleh kelas.
Kegiatan yang
pertama yang di lakukan adalah mengindentifikasikan sumber-sumber informasi,
dengan menentuka kriteria dan sumber mana yang kurang.
d. mengembangkan
portofolio kelas.
pada
sesi ini, mahasiswa dikelompokan menjadi 4 (empat) : pertama kelompok yang akan
menjelaskan masalah.
e. pengajian
portofolio (show-case)
show-case
atau gelar khasus pada dasarnya memberikan pengelaman berharga kepada mahasiswa
untuk mampu mengajikan gagasan.
f. kriteria penilaian
portofolio
kriteria penilian portofolio adalah:
1) Kelengkapan
2) Kejelasan
3) Informasi
4) Dukungan
5) Data grafis
6) Argumentasi
f. Cacatan
Untuk
menilai mahasiswa, sebaiknya, selain kriteria diatas juga harus diperhatikan
kerterlibatan dan aktivitas mahasisa dalam melaksanakan tugas tersebut sejak
awal sampai akhir portofolio.
BAB 2
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
A. PENGERTIAN BUDAYA
Budaya adlah untuk jamak dari kata “budi” dan “daya” yang
berarti cinta, karsa dan, budhayah, yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti
budi atau akal
B. PERWUJUD
KEBUDAYAAN
Berapa ilmuan
seperti Tsllcott parson (sosiologi) dan dikroebel (Antropolog) menganjurkan
untuk membedakan wujud kebudayan secara tajam sebagai suatu sistem .
C. SUBSTANSI (isi)
UTAMA BUDAYA
Substansi
(isi) utama kebudayaan merupakn wujud abstrak dari segala macam ide dan gagasan
manusia yang bermunculan didalam masyarakat yang memberi jiwa kepada masyarakat
itu sendiri, baik dalam betuk maupun berupa sistem pengtahua, nilai pandangan
hidup, kepercayaan, persepssi dan etos kebudayaan.
1. Sistem pengetahuan
2. Nilai
Nilai adalah
sesuatu yang baik yang selalu diinginkan, dicita-citakan dan dianggap penting
oleh seluruh manusian sebagai anggota masyarakat menurut C.kluchohn (1905-1960)
lima yang bersifat universal yaitu:
-
Hakikat hidup manusia (MH)
-
Hakikat karya manusia (MK)
-
Hakikat waktu manusia (MA)
-
Hakikat hubungan antar (MM)
3. Pandangan Hidup
Pandangan hidup merupakan pedoman bagi suatu bangsa atau
masyarakat dalam menjawab atau mengatasi berbagai menghadapnya.
4. Kepercayaan
Kepecayaan mengandung arti yang lebih luas dari pada agama
dan kepercayaan terhadap TUHAN yang maha esa
5. Persepsi
Persepsi atau sudut pandang ialah suatu titik tolak
pemikiran yang tersusun dari seperangkat kata-kata yang digunakan untuk
memahami kejadian atau gejala dalam kehidupan.
6. Etos Budayaan
Etos atau jiwa kebudayaan (dalam antroplog) berasal dari
bahasa inggris berarti watak khas.
D. Sifat-sifat
Budaya
Kendati kebudayaan yang dimiliki setiap masyarakat itu tidak
sama seperti di indonesia yang terdiri atas berbagai macam suku bangsa
E.Sistem Budaya
Sistem budaya
merupakan komponen dari kebudayaan abstrak dan trdiri atas pikiran-pikran,
gagas, konsep serta keyakinannya demikian sistem kebudayaan merupakan bagian
kebudayaan dari dalam bahasa lebih lazim disebut sebai adat-istiadat.Dalam
adat-istiadat terdpat juga sistem norma salah satu fungsi sistem budaya adalah
menata serta menatapkan tindakan dan langkah laku manusia unsur pokok
kebudayaan ( Bronislaw malinowskl 1884-1942) ad 4 (empat) yaitu:
F. MANUSIA SEBAGAI PENCIPTA
PENGGUNA KEBUDAYAAN
Tercpita atau terwujudnya suatu kebudayaan adalah sebagai
hasil.
G. PENGARUH BUDAYA TERHADAP LINGKUNGAN
Budaya yang
dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan
itu berkembang variabel yang berhubungan dengan masalah kebudayaan dan
lingkungan ada 5 (lima) yaitu:
Sebgai
mana diketahui bahwa kebudayaan adlah hasil cipta, karsa, dan rasa manusia
karena kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan
perkembangan manusia itu.
1. PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN
Hambatan
budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistem kepercayaan. Terkaitan
orang jawa terhadap tanah yang mereka tepati secara turu-temurun di yakani
sebagai pemberi berkah kehidupan mereka terkadang enggan meninggalkan kampung
halaman nya atau beralih pola sebagai petani.
J. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Perubahan yang terjadi karena suatu bangsa mendolfikasi cara hidupnya
dengan mengadopi suatu pengatuahan atau kepercayan baru, atau karena perubahan dalam pandangan hidup
dan konsepsinya tentang relalitas.
BAB 3 MANUSIA DAN PERADABAN
A. PENGERTIAN PERADABAN
Dikalangan para ahli pada saat ini sering terjadi berbda pendapat dengan
mengenai kedua istilah (kebudayan dan peradaban) pendapat dipara ahli kadang-kadang
pertentangan pertentangan satu sama lain
E. MODERNISAI DI INDONESIA
1. Konsep modernisasi
Modernisai dimulai di
italaia abad ke-15 dan tersebar kesebagian besar kedunia barat dalam lima abad.
2. Syarat-syarat modernisasi
Modernisai tidak sama dengan informasi yang menekan pada
faktor rehalibitasi modernisai bersifat preventif, dan kontraktif agar proses
tersebut tidak mengarah pada anga-angan.
3. Ciri-ciri modernisai
a. Kebutuhan materi dan
ajang persaingan kebutuhanmrisai,anusia
b. Kemajuannya tekonolgi dan
industrialisai, individuisai, sekularisasi, diferensiasi dan akulturasi
F. Peradaban indonesia ditegah
modernisasi dan globalisai
G.
Arus modernisai dan globalisai adalah sesuatu yang pasti terjadi sulit
untuk dikendalikan, terutama karena begitu cepatnya informasi yang termasuk
keseluruh belahan dunia.
BAB 4
MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU
DAN MAKHLUK
SOSIAL
A. INDIVIDU DAN MASYARAKAT
1. Manusia sebagai makhluk
individu dalam bahasa latin individu berasal dari kata indivuum. Artinya yang
tak terbagi kota in. Dalam bahasa inggris
individu berasal dari kata in dan divided.
2. Manusia sebagaimakhluk yang
berhubungan dengan lingkungan hidup berkenaan hubungan anatara manusia dengan
alam, maka paling tidak ada tiga (1) paham determinisme, (2) paham posibilisme
(3) optisme teknologi.
B. Pengertian masyarakat dan
ciri-cirinya
Masyarakat
sudah banayak berkorban untuk-untuk kepentingan pemilu, sedangkan para anggota DPR malah bertengkar
memperebutkan kedudukan.
Unsur atau ciri masyarakat menurut konsep HORTON dan HUNT
sebagai berikut:
a. Kelompok manusia
b. Sedikit banyak memiliki
kebebasan dan bersifat kekal
c. Menmpati suatu
kawasan
d. Memiliki kebudayaan
e. Memiliki hubungan
dalam kelompok yang bersangkutan
1. Pengertian masyarakat
setempat (communiny) atau komunitas dan ciri-cirinya.pemakaian kata
“masyarakat” sehari-hari biasanya meliputi community dalam bahasa inggris atau
pada masayarakat yang berbahasa inggris.
Sesungguhnya, antara society. dan community itu ada perbedan yang mendasar.
Unsur pertama dari komunitas adalah adanya wilayah atau lokalitas.
C.
masyarakat desa dan kota
Kita sering
mendengar jenis-jenis masyarakat, seperti masyarakat desa dan masyarakat kota.
Desa dan kota memilki perbedaan baik secara fisik maupun secara sosisal.
D. Masyarakat sadar risiko ( Risk society ) ulrich Beck seorang sosiolog
jerman menyatakan bahwa masyarakat masih belum beranjak dan modernitas.lanjut
menurutnya ditandai (latemadernity)masayarat modernitas lanjut menurutnya
ditandai oleh masyarakat risiko (Risk society).
E. Interaksi sosial dan pelapisan
sosial
Maunisa berinerakasi dengan sesamanya dalam kehidupan untuk
menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial.
1. Interaksi sosial
Interaksi adalah
prose dimana orang-orang berkomunikasi saling mempengaruhi dalam pikiran dan
tindkan
a. Interaksi sosial
sebagai faktor utama dalam kehidupan
1. Bentuk interaksi asosiatif
Kerja sama
(coopertion) beberapa orang sosiolog menganggap bahwa posisi merupakan bentuk
interkasi sosial yang pokok.
Akomodasi
(Accommadation) istilah akomodasi digunakan kan dalam dua arti yaitu untuk
menunjukan pada suatu keadaan, berarti suatu kenyataan adanya suatu keinbangan
dalam interkasi antara orang perorangan dan
kelompok manusia, sehubungan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai
sosial yang berilaku didalam masyarakat.
Bentuk-bentuk
akomodasi ada 8 (delapan) yaitu:
1. Coercion
2. Compromise
3. Arbitrstion
4. Mediation
5. Concllition
6. Tolerantion
7. Stelemate
8. Adgu dication
2. Bentuk interaksi Disosiatif
pesaingan ( compettion)
Persaingan
adalah bentuk interaksi yang indivdu atau
kelompok yang besaing untuk mendapatkan keuntungan tertentu bagi
diirinya dengan cara menarik perhatian.
Kontravensi
bentuk interaksi yang berbeda anatar persaingan dan pertentangaan kotravensi
ditandai oleh adanya kepastian terhadap diri seseorang, perasaan tidak suka
disembunyi dan kebenncian terhadap kepribadian orang. Pertentangan (confllct) pertentangan adalah suatu bentuk interaksi
individu atau kelompok sosial yang berusaha untuk mencapai tujunnya dengan jlan
menentang pihak lain disertai ancaman atau kekerasaan.
f. STRATIFIKASI SOSIAL
DLAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Penempatan seseorang dalam lapisan sosial ekonomi tertentu merupakan
pembahasan-pembahasan stratifikasi sosial.
BAB 5
MANUSIA DAN PERADABAN
A. HAKIKAT NILAI MORAL DALAM KEHIDUPAN
MANUSIA
1. Nilai dan moral sebagai
materi pendidikan ada beberapa bidang filsafat yang berhubungan diantaranya
aksiologi bidang in tersebut filsafat nilai bidang memiliki dua bagian kajian
utama yaitu: Estika, Etika.
2. Nilai moral pada hidup
pandangan objektif dan subjektif manusia-manusia sebagai makhluk yang bernialai
akan memaknai nilai dalam dua konteks, pertama akan memnandang nilai
sebagai sesuatu yang objektif, apabila diamemandang nilai itu ada meskipun
tanpa ad yang menilainya , bahkan telah ad sebelum adnya manusia sebagai nilai.
3. Nilai diantara kualitas primer
dan kualitas sekunder
Setiap benda-zat dan apapun yang ada dialam raya ini
termasuk manusia memiliki kualitas. Kualitas adalah sebuah sifat, kualitas
menentukan tinggi rendahnya derajat sesuatu, kualitas pun menentukan berharga
tidaknya suatu objek yang ditempati simanfaat atau kualitas.kualitas di bagi menjadi dua yaitu:
1. Kualitas primer
2. Kualitas sekunder
4. METODE MENEMUKAN DAN HIERARKI DALAM PENDIDIKAN
Nilai
berhubungan berat dengan kekiatan manusia menilai berarti menimbang, yaitu
manusia menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain dengan selanjutnya
diambil suatu keputusan, oleh karena itu nilai itu memiliki polaritas dan
hierarki yaitu:
1. Nilai menampil kan diri dalam aspek
positif dan aspek negatif yang sesuai (polaritas) seperti baik dan buruk,
keindahan dan kejelekan.
2. Nilai tersusun hierakis, yaitu hierki
uruttan pentingnya meskipun nilai ada efek negatif nya tidak berarti mentiadakan nilai, akan
tetapi ada nilai yang membaik tentu ada lawannya yaitu nilai buruk
Notonagoro dalam Dardji, D. (1984) membagi hierarki nilai pada tiga:
1.
material, yaitu suatu yang berguna bagi unsur jasmani manusia
2. Nilai vital, yaitu sesuatu yang berguna
bagi manusia untuk dapat mengadakan
kegiatan aktivitas.
3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu
yang berguna bagi manusia
5. PENGERTIAN NILAI
penting bervariasinya pengertian nilai, sulit untuk
mencari kesimpulan yang komprehensif agar mewakili setiap kepentingan dan
berbagai sudut pabdang, tetapai ada hal yang disepakati dari semua penelitian
tersebut. Bahwa nilai berhubungan dengan manusia selanjutnya nilai untuk
melihat sejauh mana variasi pengertian nilai tersebut, terutana bagaimana
setiap pengertian itu dengan pendidikan
6. MAKNA NILAI BAGI MANUSIA
Dalam
bidang filsafat, upaya untuk mengisi pemikiran yang tidak atau belum dilakukan
oleh orang lain adalah upaya itu bisa upaya itu di lakukan dalam rangka mengisi
ruang-ruang kosong agar mencapai kesimpulan upaya menjelaskan nilai dengan
kondisi psikologis, dengan objek ideal dengan status benda bukan berarti ingin
mengurangi hakikat nilai akan tetapi mencoba mengisi relug-relung kosong yang
belum tersentuh sehimhgga mendapat menjelaskan sisi nilai yang lain.yang
menjadi persolan, ketika relung-relung kosong.
B. PROBLEMATIKA PEMBINAAN NILAI
MORAL
1. Pengaruh kehidupan keluarga
Dalam
pembinaan nilai moral kehidupan sebagai
dampak kemajuan ilmu pengetahuan, dan kesempatan tetapi mengandung
berbagai resiko akbibat kompleksitas kehidupan yang ditimbulkan salah satu
kesulitan yang di timbulankan adalah munculnya “nilai-nilai modern”Yang tidak
jelas dan membingungkan anak (individu)
2. Pengaruh teman sebaya
terhadap pembinaan nilai moral
Sebagai makhluk
sosial, anak pasti punya teman, dan pergaulan dengan teman akan menambah
pendarahan informasi yang akhirnya akan mempengaruhi berbagai jenis kepercayaan
yang di miliki, pengaruh pertemanan ini akan berdampak positif manakala isu dan
kebiasaan teman itu positif.
3. Pengaruh figur otoritas
terhadap perkembangan nilai moral
Baru-baru ini
Amerika mengalahkan irak karena melakukan agresi pula keirak. Pada
tahun-tahunyang terlalu Amerika menuduh bebrapa negara termasuk inonesia yang
melanggar hak Asasi.
4. Pengaruh media komunikasi
terhadap perkembangan Nilar moral
Pada akhir abad
ke-20 alat-alat komunikasi yang potensi telah diperkenalkan kedalam ritual
kehidupan keluarga, perkali ditelpon. Disusul denganradio, dan setelah
perangdunia II datanglah televisi mereka yang mengenai pemrogroman mulai mengembangkan sesuatu yang yang dianggapnya
dapat menarikkan menyenangkan anak-anak ada kecendrungan lain, bila anak
dihadapakan pada berbagai kemungkinan
gagasan.
C.
Manusia dan hukum
Di sepakati bahwa manusia adalah makhluk sosial yaitu makhluk yang selalu berinteraksi dan
menumbuhkan bantuan dengan sesamanya. Dalam konteks hubung dengan sama seperti
itulah perlu adanya keteraturan sehingga setiap individu dapat berhubungan
secara harmonis dengan individu lain sekitarnya.
D. Hubungan
hukum moral
Antara hukum dan
moral terdapat hubungan yang erat sekali, ada pepatah Roma yang mengatakan
“Quid leges sine moribus” apa artinya undang-undang kalau tidak disertai
moralitas, demikian hukum tidak akan berarti tanpa dijiwai moralitas, hukum
akan kosong tanpa moralitas.
BAB 6
MANUSIA , KERAGAMAN
DAN KESEDERAJATAN
A. MAKNA KERAGAMAN DAN KESDERAJATAN
1. Makna keragaman
Keragaman berasal
dari kata “Ragam” yang menurut kamus besar bahasa indonesia (KKB) artinya: 1.)
tingkah laku, 2.) mcam jenis, 3.)lagu musik langgam 4.) warna,corak,ragi, 5.)
cling laras (tata bahasa).
2. Makna kesederajatan
Kesederajatan berasal
dari kata “Sederajat” yang menurut KBBI artinya sama tingkatan (pangkat dan
kedudukann) dengan demikian. Konteks kesederajatan di sini adalah suatu kondisi
dimana dalam perbedaan yang keragaman yang ada manusia
Tetap memiliki satu
kedudukan yang sama dengansama dan
satu tingkatan hierarki.
B. Unsur-unsur keragaman dalam
masyarakat indonesi
1. Suku bangsa dan ras
Suku bangsa yang
menempati suatu wilayah indonesia dari cabang sampai merauke sangat beragam.
Ada perbedaan ras muncul karena adanya mengelompokan besar manuusia yang
memiliki ciri-ciri, biologis lahirlah yang sama seperti rambut warna kulit,
ukuran-ukuran tubuh, mata dan ukuran kepala.
2. Agama dan keyakinan
Agama mengandung
arti ikatan yang arti ikatan yang harusdi pegang dan dipatuhi. Masalah agama
tak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakta, dalam praktik
fungsi agama dalam masyarakat antara lain:
-
Berfungsi edukatif ajaran agama secara yuridis berfungsi menyeluruh dan malang
-
Berfungsi penyelamat
-
Berfungsi sebagai perdamaian
-
Berfunsi sebagai social control
-
Berfungsi sebagai pemupuk rasa solidaritas
-
Brfungsi transformstif
-
Berfunsi kreatif
-
Berfungsi sublimatif
3. Ideologi dan politik
Ideologi ialah
suatu istilah umum bagi sebuah gagasan yang berpengaruh kuat terhadap tingkah
laku dalam situasi khusus karena merupakan kaitan anata tindakan dan
kepercayaan.
4. Tata krama
Tata krama yang
dianggap dari bahasa, jawa yang berarti adat sopansantun, basa-basi pada
dasarnya ilah segala tindakan,perilaku, adat-istiadat,tegur,sapa, ucap dan
cakap sesuai kaidah atau norma tertentu.
5. Kesengajaan ekonomi
Bagi sebagian
negara berkembang perekonomian akan menjadi salah perhatian yang harus
ditingkatkan.
6. Kesengajaan sosial
Masyarakat
indonesia merupakan masyarakat yang majemuk dengan bermacam tingkat bermacam
tingkat, pangkat, dan strata sosial yang hirararkis.
C. Pengaruh keragamaan
terhadapnkehidupan beragama, masyarakat, bernegara, dan kehidupan global.
Berdiri nya
negara indonesia di latar belakangi oelh masyarakat yang demikian majemuk baik
secara etnis, geografis.
D. Problematika diskriminasi
Diskriminasi adalah setiap tindakkan yang
melakukan pembedaan terhaadap seseorang atau sesekelompok orang berdasarkan
ras,agama, suku, etnis, kelompok,golongan, status, san keras, sosial, ekonomi,
jenis kelamin,kondisi, fisik tubuh, usia orientasi seksual pandangan
ideologi dan polituk, seta batas negara,
dan kebangsaan seseorang.
1. manusia beradap dalam keberagaman
Hubungan antara kebudayaan dengan beradap sangat erat adalah
suatu wilayah perwujudan kebudayaan yang bernilai tinggi indah, dan harmonis
yang mencerminkan tingkat kebudayan. Masyarakat yang bersangkutan, misalnya
asas, sopan santun, budi pekerti, budi bahasa dan seni. Faktor-faktor
terjadinya perubahan sosial budaya ada dua macam yaitu :
a) Berasal dari luar,
masyarakat
b) Berasal dari dalam itu
sendiri
Perubahan yang terjadi karena pembaharuan pengaruh dari
dalam.
1) Sistem pendidikan yang
maju.
(a) Inovasi adalah pembaharuan unsur
teknologi dan ekonomi dari kebudayaan
(b) Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan
yang baru, baik berupa alat walaupun ide beru yang diciptakan oleh masyarakat
atau seseorang dalam suatu masyarakat.
BAB 7
MANUSIA, SAINS
TEKNOLOGI, DAN SENI
A. Pengertian Sains, Teknologi dan Seni
1. Sains
Sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang semesta
secara sistematis, bukan hanya kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta,
konsep-konsep dan prinsip-prinsipnya tetapi juga merupakan suatu proses
penemuan. Menurut Medawar (1984) sains (berasal dari itilah inggris Sciene)
berasal dari kata : Sienz, Ciens, Cien, Syenc, Scyence, Scyence, Scienc,
Sclens, dan Sclans.
2. Konsep teknologi.
Dalam perpustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat
yang mengatakan bahwa teknologi adala transformasi (perubahan bentuk) dari
alam. Teknologi adalah realitas/ kenyataan yang diperoleh dari dunia ide, dalam
maksa subjektif adalah keseluruhan peralatan dari prosedur yang disempurnakan
sampai pernyataan bahwa teknologi adalah segala hal, dan segala hal adalah
teknologi.
a) Teknologi modern
Jenis teknologi modern ini mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut :
(1) Padat modal
(2) Mekanis elektris
(3) Menggunakan alat setempat
(4) Berdasarkan penelitian mutakhir dll.
b) Teknologi Madya
Jenis teknologi madya
(1) Padat karya
(2) Dapat dikerjakan oleh kertampilan setempat
(3) Menggunakan alat setempat
(4) Berdasarkan alat penelitian.
c) Teknologi tradisional
Teknologi ini mrmpunyai ciri-ciri
(1) Bersifat padat karya (banyak menyerap tenaga
kerja)
(2) Menggunakan ketrampilan setempat
(3) Menggunakan alat setempat
(4) Menggunakan bahan setempat
(5) Berdasarkan kebiasaan atau pengamatan
3. Seni
Janet Woll mengatakan bahwa seni adalah produk sosial.
Menurut KBBI seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi
kehalusannya, keindahannya, dsb) seperti tari, lukis dan ukir.
B. Makna, Teknologi, Dan Seni Bagi
Manusia
1. Perkembangan teknologi.
Perkembangan ilmu, pengetahuan, teknologi dapat mendatangkan
kemakmuran materi. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan baru antara lain :
teknik modern, teknologi hutan, teknologi gedung (metalurgi), teknologi
transportasi.
2. Iptek dan nilai
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak sangat
cepet, sehingga perlu mrnanggapi dan mempersiapkan dalam menghadapinya sesuai
dalam pembangunan. Kemampuan beradaptasi dalam manfaatnya.
C. Manusia sebagai subjek dan objek
iptek
Berkat kemajuan ilmu dan teknologi manusia dapat menciptakan
alat-alat serta perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga
dalam kegiatan kehidupannya tersedia berbagai kemudahan. Misalnya dalam bidang
pertanian, peternakan dan perikanan.
a) Mampu menciptakan alat
pertanian yang maju seperti traktor, alat pemotong dan penenam alat pengolah
hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.
D. Dampak penyalahgunaan iptek bagi
kehidupan permasalah yang menimbulkan akibat dari adanya kemajuan teknologi
adalah nyatanya dampak negatif yang disebabkan oleh kemajuan tejbologi
diantaranya :
1) Nuklir
Meledaknya bom di Hirosima dan Nagasaki Megakhari, perang
dunia ke II akhirnya perang untuk menghentikan kekejaman penghancuran
pengerusakan.
2) Polusi
Kegiata-kegiatan industri dalam bentuk limbah zat-zat
buangan seperti ligam-ligam berat zat, radiakatif, air buangan, panas, juga
dapat membentuk kumpulan asap dan kebisingan suara. Pencemaran lingkungan ada
beberapa diantaranya:
(a) Pencemaran air tanah
(b) Pencemaran udara
(c) Pencemaran suara
(d) Pencemaran benda radioktif
a. Pencemaran air dan
tanah
- Zat
kimia limbah industri, pupuk buatan, dan detergen dapat berakibat buruk
terhadap tanaman dan tumbuhan serta organisme lainnya
Sifat DDT
- Bila
masuk kedalam tubuh ornanisme lainnya melalui aliran materil dalam rantai
makanan
-
Dapat merusak jaringan
b. Pencemaran udara
Pencemaran udara terutama disebabkan oleh pembakaran bahan
bakar yang tidak sempurna dari pabrik, minyak, batu bara.
c. Pencemaran suara
Penyebannya adalah suara yang bising terus menerus satuan kekuatan
suara adalah desibel (db) percakapan normal : 40 db
(1) Keributan=80db
(2) Suara kereta api =95db
(3) Mesin motor=105db
(4) Petir=120db
(5) Pesawat jet lepas landas 150db
Suara berkekuatan 80 MB sudah menimbulkan gangguan yang
timbul terutama pada sistem pendengaran.
(1) Perubahan tekanan darah
(2) Perubahan denyut nadi
(3) Kontraksi perut, gangguan jantun, setres
d. Pencemaran sosoal dan
budaya
Kemajuan teknologi pada kota-kota besar sangat berpengaruh
sekali terhadap kemajuan kehidupan dikota-kota besar membawa pengaruh yang
sangat epet terhadap kehidupan dipedesaan.
3. Klonasi/kloning
Dengan kemajuan dalam bidang genetika dan biologi reproduksi
maka dimungkinkan rekayasa duplikasi atau multiplikasi manusia secara seksual dengan
klonasi.
4. Efek rumah kaca
Efek rumah kaca ini disebankan oleh adanya pencemaran udara
yang banya mengandung zat-zat yang dapat mengubah susu udara.
BAB 8
MANUSI DAN LINGKUNGAN
a. Pengertian manusia dan lingkungan
1. Pengetian
manusia
Manusia adlah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala
fungsi dan fontensinya yang tunduk kepada aturan hukum dan alam
b. Korelasi
anatara manusia dengan lingkungan
1.
Pengertian ekologi
Ekologi berasal dari bahasa yunani,ekologi terdiri atas dua
suku kata yaitu oikos yang berarti rumah tangga dan logas yang berarti firman
atau ilmu.
2. Lingungan
hidup manusia
Manusia hidup, tumbuh dan berkembang dalam lingkungan alam
dan sosial budayanya.
c. Pengaruh
manusia pada alam lingkungan hidupnya perubahan aalam lingkungan hidup manusia
berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan baik secara positif ataupun
negatif
d. Sumber alam
e. Sumber
alam biotik mempunyai kemampuan memperbanyak diri atau bertambah. Misalnya
tumbuhan dapat berkembang biak atau dengan biji spora, dan hewan-hewan
menghasilkan keturunan dengan telur atau melahirkan.
1. Pengunaan
sumber-sumber alam
Manusia memandang lingkungan dengan bermacam-macam kebutuhan
dan keinginan.
a. Pertanian
dan tanah
Tanah permukan (top soil) mengandung kadar unsur-unsur bahan
makanyang begitu tinggi dan siap digunakan oleh tanaman. Dengan adanya kemajuan
dalam bidang pertanian, pengunaan tanah untuk pertanian dapat digunakan secara
efisien untuk meningkatkan hasil pertanian.
b. Hutan
Kalau kita tinjau dari segi peranan hutan pelindung
merupakan hutan yang sengaja diada kan untuk melindungi tanah dari erosi,
kehilangan humus, dan air tanah.
c. Air
Air salah satu sebagai sumber alam yang dapat dimana-mana
dibumi,disungai, di danau, dilautan, di bawah tanah dan udara sebagai uap air
kesemuanya meliputi 4/5 bagian seluruh permukan bumi.
d. Bahan tambang
Begitu banyak bahan dan mineral bahan tambang lain yang
dapat digali dan ditemui serta
dimanfaatkan secara seimbang dalam kehidupan manusia. Pemakaian baja di dunia
pad tahun 19676 diperkirakan mencapai 144 kilogram perkapita.
e.
Mermasalahan-pemasalahan timbul
1. Maslah
erosi dan banjir
Erosi merupakan gejala ilmiah dan sering kali pura disebut
sebagai erosi geologi.
Peristiwa erosi terjadi secara perlahan terutama terjadi
dengan bantuan media air sungai yang mengikis dasar dan tepi sungai.
2.
Pencemaran lingkungan
a.
Pencemaran tanah
Sampah-sampah industri pertanian yang menggunakan pupuk
buatan telah menyebabkan pencemaran tanah
b.
Pencemaran air
Bahan-bahan pencemar dapat mencampur dengan air dalam banyak
cara langsung dan tidak langsung.
c.
Pencemaran udara
Pencemaran udara terjadi saat kemponen buadaya berada dalam
jumlah diatas ambang normal dan berbahaya.
d. Pencemaran
suara
Kebisingan yang terjadi dikota-kota besar sebaagian akibat
dari berbagai jenis suara yang dikeluarka mesi-mesin atau kendaraaan yang
jumlahnya semakin meningkat secara tidak terkontrol.
f.
Iptek dan kelestarian
1. Pandangan
baru terhadap lingkungan
Pada tahun 1950-an dilos Angeles,Amerika serikat, asap
kabutvatau asbut (smoke afog) menyelubungi kota sehingga menganggu kesehatan
dan merusak tanaman.
2. Dampak
perkembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknolog, serta perubahan
sosial ekonomi terhadap masalah lingkungan hidup.
Manusia menciptkan teknologi dengan maksud agar hidupnya
lebih mudah. Praktis,efesien dan tidak banyak mengalami kesulitan, namun tudak
jarang, iptek justru menimbulan masalah serius bagi kehidupan manusia para
petani mungkin sangat dibantu alat teknologi.
A. Dampak positif dari
lingkungan hidup bidang industri:
a.
Diperluskan nya lapangan kerja dengan berdirinya industri atau pabrik baru.
b.
Perkembangan industri bertambah baik, misalnya dengan penelitian dan
pengembangan dibagian industri, transportasi, elektro,dan industri rekayasa.
B. Dampak negatif
lingungan hidup
Bidang lingkungan alam:
a. Lahan
pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan semakin sempit karna banyak
dibangun perumahan.
b. Rusaknya
lingkungan alam, karena
H. Manusaia dengan lingkungan sosial
budaya alam semesta yang dikenal manusia baik melalui pengamatan indriawi
langsung maupun dengan menggunkan media teknologi dan kemampuan prediksinya
adalah ciptaan tuhan Al-khailng, bahkan semesta alam.
Volume otak = ketika lahir +
350 gram
3 bulan + 500 gram
9 bulan + 750gram
1,5 bulan +950 gram
Orang dewasa + gram
Berapa paham tentang hubungan manusia dengan lingkungan ini muncul
:
1. Paham determinisme
2. Paham kosmogini
3. Paham posibilime
4. Paham optilme teknologi
5. Paham ketuhanan
David
L.sill mengatakan bahwa problema lingkungan itu ada 5 (lima), yaitu:
1. Prejudice (prasangka)
2. Peace (pedamaian)
3. Poulation (penduduk)
4. Povery (kemiskinan)
5. Pollution (pencemaran)
Pemikiran
David sill tersebut sejalan dengan pemikiran MFT project team yang menetakan
problema lingkungan sosial terdiri dari:
1. Penduduk
2. Produksi pertanian
3. Sumber-sumber alam
4. Produksi industri
5. Polusi
1. Teori MODERNISAI menganggap kualias
hidup manusia ditentukan karakter mental
psikologis dan s0sial budayanya sendiri.
2. Teori HUMAN CAPITAL (mengembangkan
SDM): memandang bahwa lingkungan sosial tergantung penguasaan iptek warga
masyarakat disamping mental, psikologis, dan sosial budaya.
3. Teori DEPENDENCY (Ketergantungan): yang
mengatakan bahwa kerterbelakangan disebabkan eksploitasi pihak luar, oleh
karena itu lingkungan sosial harus dilakukan atas dasar kemampuan mandiri.
4. Teori DETERMINISME GEOGRAFI : yang
menandang bahwa kondisi lingkungan geografis menentukan corak adan kualitas
hidup masyarakat (sudardja Adiwikarta: 1998).
Daftar pustaka
Effendi, Ridwan dkk. 2013. Ilmu Sosial Budaya Dasar .
Jakarta: Kencana Prenada Media Group